|Pick Your Trophy in " FORSI AWARDS NIGHT" on 8th March 2009 start 16.00 in front of Graha Sanusi||NEW - foto2 Workshop 2008 HANYA di [ALBUM CC]| CCers Jangan lupa.. TOLONG DUNK ISI PROFIL KALIAN untuk data base CC biar bisa terus di inget generasi mendatang - Cukup klik [Form CCers] aja - JANGAN LUPA YACK:-)| |
Senin, Januari 10, 2011 0 komentar

FESTIVAL PADJADJARAN BANDUNG




Festival Padjadajaran : Festival Film dan Video Klip Bandung adalah acara festival pertama yang diadakan olehCinematography Club Fikom Unpad Jatinangor selama 14 tahun keberadaannya. Dengan alasan ingin menyemarakkan kembali semangat ferfilman Bandung dan sekitarnya, terbentuklah Festival yang pertama kali diadakan khusus untuk Kota Bandung.
Festpa (singkatan Festival Padjadajaran) sendiri adalah acara yang tidak saja berisi kompetisi untuk mencari karya-karya terbaik, baik itu dari film pendek maupun dari video klip. Terdapat acara Screening yang kami adakan selama dua hari yang tidak saja mempertontonkan karya-karya yang telah masuk dengan tahap akurasi, tetapi juga terdapat acara diskusi di dalamnya, diskusi antara ahli sinematografi dari banyak bidang dengan khalayak yang menyukai film dan karya sinematografi lainnya. Di samping itu, karena kami memadukan video klip di dalam festival ini, maka isu mengenai musik juga akan kami bahas dan diskusikan bersama sehingga menjadi pembahasan yang menarik. Musik dan sinematografi adalah dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Selain itu, ada penampilan bintang tamu yang bernyanyi di atas panggung yang telah kami sediakan. Bintang tamu ini adalah musisi yang karyanya masuk ke dalam festival kami dan masuk tahap akurasi.
Kemudian, ada acara Awarding Night, malam penganugerahan bagi para sinematografer dari film pendek dan video klip yang karyanya telah kami screening di acara sebelumnya. Kami menggunakan konsep etnik tradisional Bandung untuk acara ini, yang artinya agak berbeda dengan acara sebelumnya yang lebih pop dan modern.
Festpa diadakan selama tiga hari yang terdiri dari Acara Screening pada 27 – 28 Januari 2011 dan Acara Awarding pada 29 Januari 2011. Screening sendiri dimulai sekitar pukul 10.00 – 20.00 WIB di Bale Rumawat Unpad Kampus Dipati Ukur dan Awarding sekitar pukul 19.00 – selesai di Karamba Café Trunojoyo Bandung (dalam konfirmasi).
Untuk kompetisi, karya peserta akan di akurasi oleh alumni Cinematography Club Fikom Unpad yang sudah malang melintang di dunia sinematografi. Setelah itu, baru karya akan dinilai oleh juri. Untuk informasi, juri setiap kategori adalah berbeda. Kami memiliki 3 juri untuk film pendek dan 3 juri untuk video klip, masing-masing juri berasal dari berbagai kalangan, yaitu pengamat film, filmmaker, akademisi, pengamat musik, dan pekerja seni profesional. Kami punya penilaian khusus untuk karya-karya yang masuk dan setiap keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
Hadiah yang kami sediakan adalah trophy khusus yang kami buat untuk setiap pemenang kategori. Juga, terdapat hadiah hiburan lainnya.
Berikut kami akan memberikan ketentuan kompetisi untuk mengikuti festival ini :

Ketentuan Umum

  • Peserta adalah filmmaker dan clip maker yang berasal dari atau berdomisili-di Bandung atau sekitarnya (Kab.Bandung, Kab.Bandung Barat, Kab.Sumedang, atau Cimahi).
  • Terbuka untuk umum dan pelajar/mahasiswa, baik individu maupun kelompok.
  • Mengisi formulir yang tersedia. Formulir bisa di dapat di www.gigsplay.com atau mengambil di Beat n Bite Cafe, Jl. Ambon 8A Bandung
  • Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya.
  • Peserta tidak dipungut biaya (Gratis).
  • Karya yang selesai diproduksi di atas tahun 2007.
  • Karya diterima dalam bentuk DVD (file master digital).
  • Batas penyerahan karya terhitung tanggal 7 Januari 2011.

Ketentuan Karya

Kategori Film
  • Durasi film maksimal 30 menit.
  • Kompetisi terbuka untuk semua genre dalam kategori film fiksi
  • Film bukan merupakan profil industri/perusahaan, iklan komersil, program tayangan televisi, iklan layanan masyarakat, atau trailer film
  • Film yang telah diputar di festival lain dan/atau mendapat penghargaan di festival lain, dapat mengikuti kompetisi ini.
  • Film memiliki subtitle bahasa Indonesia (wajib bagi film yang menggunakan dialog dalam bahasa daerah atau bahasa asing).
  • Film diserahkan beserta naskah/skenario dan poster film ukuran A2, serta trailernya untuk dipublikasikan di media internet kami.
  • Penggunaan materi film yang berasal dari karya pihak lain (seperti : musik latar dan/atau potongan gambar/footage) harus disertai izin khusus dari pihak terkait.
Kategori Video Klip
  • Kompetisi terbuka untuk video klip semua jenis musik.
  • Video klip diserahkan beserta poster musisi.
  • Musisi, penyanyi, atau band yang divideo-klipkan, diperbolehkan berasal dari luar Bandung.
  • Video klip diserahkan beserta tanda bukti izin/kesepakatan/kontrak pembuatan video klip dari musisi, penyanyi, atau band.
Ketentuan Khusus
  • Penyerahan karya dilakukan dengan sistem jemput karya untuk filmmaker atau Clip Maker yang berada di Kota Bandung (terlebih dahulu menghubungi panitia).
  • Kami juga menyediakan drop box untuk karya yang ingin dikumpulkan sendiri di Beat n Bite Café Jalan Ambon 8A Bandung.
  • Karya pun dapat dikumpulkan dengan cara menyerahkan secara langsung atau melalui pos ke Sekretariat Cinematography Club (CC), Gedung Student Center Fikom Unpad, Lantai 2 Jalan Raya Bandung-Sumedang (Jatinangor) km 21.
  • Filmmaker dan Clip Maker yang sudah mendaftarkan karyanya akan diberi akses (email dan password) untuk mengisi blog resmi Festival Padjadjaran dan channel Youtube Festival Padjadjaran sebagai bentuk bukti keikutsertaan. Filmmaker dan Cip Maker dapat memanfaatkannya untuk ajang promosi diri dan/atau karya (bukan karya utuh/penuh). Akses diberi setelah penyerahan karya.
  • Filmmaker dan Clip Maker hadir dalam rangkaian festival.
  • Seluruh karya yang masuk ke meja panitia akan menjadi arsip panitia untuk database karya sineas Bandung. Setiap pemanfaatannya akan diberitahukan kepada pembuat karya.
  • Seluruh keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Panitia tidak akan melayani protes peserta dalam bentuk apapun atas keputusan dewan juri.
Untuk pendaftaran, individu / kelompok bisa mengisi formulir terlebih dahulu dan dikumpulkan beserta karya yang ingin disertakan dalam festival. Kami tunggu sampai batas akhir pengumpulan 7 Januari 2011. Jika Anda berminat mengikuti kompetisi namun tidak sempat mengumpulkan sampai tanggal tersebut karena alasan tertentu, maka silakan hubungi kontak yang tertera untuk konfirmasi agar karya Anda tetap diikutsertakan pada festival ini. Formulir bisa di dapat di tempat yang telah kami beritahukan sebelumnya (pada ketentuan umum).
Kontak yang bisa dihubungi :
Lugazh 0878 277 120 38
Aji 0856 940 103 39
kalian juga bisa buka official blog di -> festivalpadjadjaran.blogspot.com
atau buka www.gigsplay.com/festpa dan www.musicbandung.com

Read more!
Jumat, Oktober 15, 2010 0 komentar

halal bihalal pengurus cc dan alumni cc :D





Read more!
Kamis, September 02, 2010 1 komentar

Bioskop Merdeka

oh iya, saya nemu ini di tumblr saya, namanya bioskop merdeka
bioskop merdeka ini adalah usaha untuk memperluas tempat nonton film-film indie Indonesia, di antaranya mungkin film-film yang temen-temen CC udah pernah liat waktu acara-acara screening,
bioskop merdeka juga punya blogspot, bisa diakses di sini
sementara adanya di Jakarta aja, kapan ya kira-kira ada di Bandung? (dina.A.Suardi)

Read more!
Jumat, April 30, 2010 0 komentar

B.L.A.C.K




"Just like mine, will not start with A, B, C, D and E. But with B,L,A,C,K"







India...India... dan India...hhhuuufff... baiklah Gw akui beberapa film Bollywoo kali ini sangat menyita perhatian. Setelah berurai air mata melalui “My name is Khan” dan “3 Idiots” seorang teman freak ngasih film India lagi berjudul “B.L.A.C.K”. Awalnya ga terlalu tertarik nonton tapi setelah dikompor-komporin “Kalo bilang My name is Khan ma 3 Idiots bagus, U harus nonton ini...”...eeemmm nampak Oke. Jumat siang, bukan hari sempurna untuk nonton film coz suhu kamar lagi panas2nya tapi untuk ngisi waktu jadi Gw liatlah tuh “B.L.A.C.K”....


“B.L.A.C.K” (2005). mengambil kisah nyata perjuangan legendaris Helen Keller si Tunarungu, tunanetra dan tunawicara (tuli, buta dan bisu) sejak bayi kelahiran Alabama USA 1880 dalam menjalani kehidupannya bersama seorang guru Anne Mansfield Sullivan Macy yang mengajarkan semua hal sampai Helen berhasil lulus Bachelor of Arts degree dan menjadi staff pengajar serta aktivis. kehidupan Helen tentu sangat sulit mengingat keterbatasan namun keberhasilannya bikin sebagian besar orang yang dengar kisah Helen terinspirasi akan arti semangat dan perjuangan hidup.


“B.L.A.C.K” mengadopsi kisah Helen dengan begitu apik dan ditel, selain penyesuaian peran dan seting selebihnya sama kaya kisah asli. Catherine 'Cathy' McNally (Shernaz Patel) begitu bahagia atas kelahiran anak pertamanya Michelle McNally (Ayesha Kapoor) namun ketika Paul McNally (Dhritiman Chatterjee) sang ayah mengabarkan analsa dokter kalau putri pertama mereka menderita deafblind (buta-tuli) sontak kebahagian sirna. Michelle tumbuh seperti anak keterbelakangan mental, brutal, pembangkang, tak terkendali, bertindak semaunya tentu dapat dipahami ketika seorang anak tidak dapat rangsangan dan berinteraksi secara normal dengan dunia luar. Michelle hanya terkungkung pada dunia “hitam”nya saja tanpa ada harapan. Prilaku tak terkendali Michelle juga mengancam keselamatan seisi keluarga terutama adiknya, Sara. Maka saat usia 7 tahun Paul memutuskan mengirim Michelle ke rumah sakit jiwa. Sebagai seorang ibu, Mrs. McNally jelas2 tidak setuju dan memohon kesempatan satu kali lagi. Mrs McNally mendatangkan guru dari sekolah khusus dialah  Debraj Sahai (Amitabh Bachchan), seorang pemabuk dengan kebiasaan eksentrik nan nyeleneh namun filosofis dan sangat paham menangani anak2 deafblind. Kisah luar biasa baru saja dimulai, perjalanan panjang Debraj menjadikan Michelle yang mandiri dan berpendidikan tinggi. Kesulitan, suka duka, perjuangan, tantangan menjadikan “B.L.A.C.K” mengalir dinamis, membawa penonton ke ending tak terbayangkan.


Jujur aja Gw ga kenal tuh sama Sanjay Leela Bhansali sang sutradara namun kemampuan mengolah cerita patut diacungi 4 jempol. Sangat mengalir meski di awal2 aga membingungkan. Bgaimana emosi penonton sedikit demi sedikit digiring hingga kita dapat merasakan aura dan situasi di film hingga klimaks penuh emosi dibalut dialog2 touchy penuh makna. Tak lupa sentuhan cinematografi ciamik, ga kalah rapi, sangat enak dilihat, bagaimana tangan2 dibawah rintikan air, bagaimana ketika Debraj duduk di air mancur, bagaimana visualisasi interior rumah, bagaimana lingkungan sekitar, sangat memukau. Kalo kata sang referal “film ni ga berasa indianya” dan Gw setuju meski ada juga scene2 “pakem” Indianya tapi itu tidak mengganggu sama sekali bahkan memperkuat mood. “B.L.A.C.K” punya pesan moral kuat sekali sampe bisa memotivasi setiap penonton untuk bertindak apalagi diangkat dari kisah nyata. Gw rasa “B.L.A.C.K” bukan seperti film mainstreem biasa namun jauh lebih bermakna.





Ayesha Kapoor si pemeran Michelle kecil yang merepresentasikan Helen kecil  juga menyita perhatian Gw, akting sebagai anak deafblind terasa oke banget, natural, gemes, ngeri, simpati kadang lucu. Gesture dan ekspresi bikin penonton percaya kalo dia deafblind beneran. Tak heran kalau Ayesha diganjar “Best Actress in a Supporting Role” oleh “Awards of the International Indian Film Academy” tahun 2005 dan “Best Supporting Actress” dalam ” Filmfare Awards” di tahun yang sama. 2 jempol untuk  Ayesha kapoor.

Ga aneh pula kalo anak2 kecil bahkan semua orang heboh banget waktu Amitabh Bachchan mau datang ke pemukiman kumuh India bahkan ada yang sampe rela nyebur ke tempat penampungan kotoran demi foto Mr Amitabh Bachchan dalam pembuka “Slumdog millionaire” karena emang Keren Banget. Ah Gw speechless mendeskripsikannya. Peran sebagai  Debraj Sahai (atau Anne Mansfield Sullivan Macy dalam kisah nyata) sangat keren, lagi2  Sanjay Leela Bhansali bikin Gw berfikir “jangan2 nih Amitabachan bener2 guru deafblind lagi???” emosi dengan lawan bain juga sangat terasa, kalo orang sebut kemistri mereka yoi banget, dengan kesabaran, ketegasan, perjuangan Debraj membimbing Michelle hingga konflik diri sendiri menumbuhkan simpati penonton. Salut untuk bang Amitabh.



Meski Rani Mukherjee berperan sebagai Michelle remaja-dewasa sepertinya terkenal dikalangan pecinta film India tapi Gw ga begitu terpukau meski aktingnya harus diakui mengesankan sekali, mood Ayesha kapoor juga tetap terjaga. Penilaiannya keren.


Tentu Gw yakin bagusnya ni film juga ditunjang riset yang baik. Semua keliatan "wajar" n masuk akal mulai dari dialog, akting terutama gesture para pemain. Enang bukan full fiction atau film fantasi sehingga lebih mudah diterima logika. Hasil riset juga diaplikasikan baik oleh pemain sehingga apa yang tampil jadi terasa real.


Secara keseluruhan ini film “Highly recommended” banget, selain ceritanya yang memang udah touchy abis, akting memukai, sinematografi cantik dan pesan yang kuat tidak diragukan lagi “B.L.A.C.K” patut disaksikan semua orang, semua kalangan.


NB : “The miracle worker” adalah film pertama yang kengangkat kisah Helen Keller dengan visualisasi, peran dan situasi yang dibuat semirip mungkin dengan kisah asli. Release 28 July 1962 dengan sutradara Arthur Penn dan penulis William Gibson. “The miracle worker” juga berhasil menyabet OSCAR “Best Actress in a Leading Role, ” Best Actress in a Supporting Role” dan nominasi ” Best Costume Design, Black-and-White”, ” Best Director”, ” Best Writing, Screenplay Based on Material from Another Medium” pada Academy Awards, USA 1963. Selain itu berbagai penghargaan internasional juga ikut mengiringi keberhasilan “The miracle worker” menghanyutkan penonton.

Ditulis oleh Robby Prasetyo CC 2005
diImport dari : Obbye's blog http://obbye.blogspot.com

Read more!
Kamis, April 29, 2010 0 komentar
assalamu'alaikum
salam super
cc cc cc action!
hello everyone, how are you guys doing? I'm totally starving now . hehehe . don't mind
Pardon me if I ( always ) forgot about posting something matter, and don't posting about the new cabinet to you all, but now, it's happen :)
so, please me introduce, the new cabinet in Cinematography Club Fikom Unpad, 2010
here we are ...
Abdalah Gifar : President
Dina Agustina Suardi : Vice and General Secretary
Cynthia Dwiyana : Finance
Aji Hendratmodjo : Chief of Networking and Bussiness Dept.
Ahmad Fairuz Noor : Chief of Production, Appreciation, and Archives Dept.
Yuviana Gitria Putri : Chief of Research and Development Dept.
Rezki Apriliya Iskandar : Networking and Bussiness Dept.
Alam Suryo Wibowo : Networking and Bussiness Dept.
Desti Pratiwi : Networking and Bussiness Dept.
Angga Setyo Wibowo : Networking and Bussiness Dept.
Afrizal : Networking and Bussiness Dept.
Carla Isati Octama : Networking and Bussiness Dept.
Fiba Faravadya : Production, Appreciation, and Archives Dept.
Tanrianto Andhika Putra : Production, Appreciation, and Archives Dept.
Putri Haryanti : Research and Development Dept.
Dimas Riska Wardhana : Research and Development Dept.
Laila Ramdhini : Research and Development Dept.
Muhammad Rifky : Research and Development Dept.
Elsa Noviani : Production, Appreciation, and Archives Dept.
Khairunnisa : Production, Appreciation, and Archives Dept.
Agricynthia Pratiwi Darma : Production, Aprecciation, and Archives Dept.
Risnaeninda Winda : Research and Development Dept.
yeah, there are we, and please support us to make CC better . we will do our best!!
thank you everyone,
best regards
created by : Dina Agustina Suardi

Read more!